Notification

×

Iklan

Iklan

 


Indeks Berita

Gunakan Konsep Pentahelix, Pemkot Cimahi Tagih Tanggung Jawab Sosial Apindo

Thursday, April 23, 2026 | April 23, 2026 WIB Last Updated 2026-04-23T14:23:19Z

 



CIMAHI, Aspirasi Jurnalis News.Com- Pemerintah Kota Cimahi menjalankan beragam program pembangunan daerah dengan konsep pentahelix. Skema itu melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, dan media untuk mewujudkan kemajuan kota secara kolaboratif.


Meski konsep pentahelix sudah dijalankan, Anggota DPRD Kota Cimahi H. Barkah Setiawan menilai keterlibatan pihak swasta belum optimal. Secara spesifik ia menyoroti Asosiasi Pengusaha Indonesia Apindo Cimahi yang dinilai belum greget dalam pembangunan.


“Saya belum melihat gerakan Apindo yang greget terhadap pembangunan kota Cimahi,” kata Barkah, saat di temui Minggu (12/04/2026)


Padahal Apindo menaungi banyak perusahaan yang berkegiatan bisnis dengan memanfaatkan potensi Kota Cimahi,


"Barkah mencontohkan program Pemkot mencetak 10.000 SDM siap kerja lewat pelatihan berbasis kompetensi. Menurutnya, Apindo harus bersinergi dengan Dinas Tenaga Kerja agar program itu tepat sasaran. “Karena Wali Kota dan Wakil Wali Kota mempunyai program untuk membuat 10 ribu tenaga kerja,” ujarnya.


Dengan sinergi, Disnaker tahu kebutuhan tenaga kerja perusahaan dan Apindo bisa menyerap lulusan pelatihan. Barkah menyebut jumlah perusahaan di Cimahi melebihi jumlah RW. Jika kolaborasi terjadi, warga bisa melindungi perusahaan dan perusahaan memberi kontribusi balik ke masyarakat.


Bentuk kontribusi itu, kata Barkah, bisa lewat perhatian pada lingkungan dan kegiatan kota. Ia menyoroti dampak limbah perusahaan ke warga sekitar. “Jujur tidak jujur, mereka membuang limbah, membuang kotoran dan sebagainya, ini kan dampaknya ke masyarakat,” ucapnya.


Barkah juga mempertanyakan CSR Apindo. Ia tidak tahu apakah ada dan seberapa besar manfaatnya untuk masyarakat. Selain itu Apindo diminta dukung pembinaan atlet lewat kompetisi resmi. Soal tenaga kerja, serapan perusahaan masih minim dan didominasi warga non-Cimahi.


"Barkah menegaskan pentingnya komunikasi intens Pemkot dengan Apindo agar tercipta simbiosis yang saling menguntungkan. “Semuanya harus simbiosis, harus saling menguntungkan, saling menitipkan diri,” tegasnya. (Susi)