Notification

×

Iklan

Iklan

 


Indeks Berita

Pemkot Cimahi Perkuat Perlindungan Pekerja, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Tuesday, August 18, 2026 | August 18, 2026 WIB Last Updated 2026-08-18T14:29:33Z

 

 

CIMAHI –Aspirasi jurnalis news.com Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja sekaligus mendorong masyarakat agar mampu meningkatkan kemandirian ekonomi. Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan perbankan dalam Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA), yang dirangkai dengan penyerahan santunan jaminan sosial ketenagakerjaan di Ballroom MPP Cimahi, Selasa (18/8/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Cimahi, Asisten III Pemkot Cimahi, jajaran BPJS Ketenagakerjaan, perwakilan perbankan, serta sejumlah tamu undangan.


Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai konsisten memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya. Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat ketika menghadapi risiko pekerjaan.


“Penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan bentuk nyata perhatian dan kepedulian kepada masyarakat, khususnya para pekerja dan keluarganya,” ujar Ngatiyana.



Salah satu santunan diberikan kepada keluarga anggota Linmas yang meninggal dunia saat menjalankan tugas. Ahli waris menerima santunan kematian sebesar Rp40 juta, sementara putrinya memperoleh manfaat beasiswa pendidikan sekitar Rp105 juta. Dengan demikian, total manfaat yang diterima keluarga mencapai sekitar Rp147 juta.


Ngatiyana mengatakan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi anggota Linmas, RW, serta kelompok pekerja lainnya menjadi bagian dari komitmen Pemkot Cimahi dalam memperluas cakupan perlindungan sosial.


Menurutnya, jaminan tersebut sangat penting untuk mencegah keluarga pekerja mengalami tekanan ekonomi yang lebih berat ketika kehilangan pencari nafkah akibat musibah.


“Anggota Linmas yang meninggal saat menjalankan tugas sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu, hak perlindungannya dapat diterima oleh keluarga yang ditinggalkan,” jelasnya.



Selain memberikan jaminan perlindungan, Pemkot Cimahi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Program PEKA. Program ini dirancang agar penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan dalam jangka pendek, tetapi juga memperoleh akses, pendampingan, dan kemampuan untuk mengembangkan kondisi ekonomi keluarga secara berkelanjutan.


Ngatiyana menilai pendampingan menjadi faktor penting agar bantuan yang diberikan dapat menghasilkan manfaat jangka panjang. Masyarakat didorong untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki, mengembangkan usaha, serta mengelola keuangan keluarga secara lebih produktif.


“Pemberdayaan ekonomi menjadi langkah penting agar masyarakat memiliki masa depan yang lebih baik. Termasuk melalui berbagai program ekonomi kerakyatan dan perumahan yang diharapkan dapat membantu mengurangi beban masyarakat,” katanya.


Perhatian juga diberikan kepada masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Pemkot Cimahi berharap sinergi antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, dan sektor perbankan dapat membuka peluang baru bagi para pekerja yang kehilangan pekerjaan agar mampu bangkit dan kembali membangun kondisi ekonomi keluarganya.



Ngatiyana berharap bantuan tabungan dan berbagai program pemberdayaan yang diberikan dapat menjadi pemicu semangat bagi masyarakat untuk menatap masa depan dengan lebih optimistis.


“Semoga apa yang disampaikan dan diberikan hari ini, termasuk bantuan tabungan serta program pemberdayaan ekonomi, dapat memberikan semangat sekaligus membuka peluang masa depan yang baru bagi masyarakat Kota Cimahi,” tuturnya.


Pemkot Cimahi menegaskan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan perbankan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Perlindungan pekerja dan pemberdayaan ekonomi harus terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan jaminan ketika menghadapi risiko sekaligus memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup.


Melalui kolaborasi tersebut, Pemkot Cimahi menargetkan perlindungan sosial dan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memiliki perlindungan ketika menghadapi musibah, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk bangkit, produktif, dan membangun kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.(Susi).