Notification

×

Iklan

Iklan

 


Indeks Berita

LSM Penjara Cimahi Gelar Aksi, Soroti Hibah APBD untuk Pembangunan Gedung BNN

Thursday, July 30, 2026 | July 30, 2026 WIB Last Updated 2026-07-30T07:26:39Z

 


CIMAHI – Aspirasi Jurnalis  news com,–LSM Penjara Kota Cimahi bersama Forum Ormas dan LSM se-Kota Cimahi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Cimahi dan Kantor BNN Kota Cimahi, Kamis (30/7/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan aspirasi terkait penggunaan anggaran daerah serta menyoroti tindakan BNN Kota Cimahi yang dinilai merugikan organisasi mereka.


Ketua Umum LSM Penjara Kota Cimahi, Andi Halim, mengatakan pemerintah daerah seharusnya memprioritaskan alokasi APBD untuk program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang dinilai masih berat. Menurutnya, sektor seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat perlu menjadi fokus utama.



Selain itu, Andi mempertanyakan pemberian dana hibah dari APBD kepada BNN Kota Cimahi untuk pembangunan gedung baru di Jalan Baros No. 33. Ia menilai instansi vertikal pada dasarnya telah memperoleh pendanaan melalui APBN sehingga kebijakan hibah tersebut perlu dikaji kembali demi menghindari potensi konflik kepentingan.


Dalam orasinya, Andi juga mengungkapkan keberatan atas pembongkaran bangunan yang sebelumnya digunakan sebagai kantor DPC LSM Penjara Kota Cimahi. Ia menyebut pembongkaran dilakukan tanpa koordinasi yang memadai, meski pihaknya tidak menolak pembangunan gedung BNN selama seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum dan mengedepankan komunikasi.



Melalui aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta Pemerintah Kota Cimahi meninjau kembali hibah pembangunan Gedung BNN, meningkatkan transparansi dalam pemberian hibah kepada instansi vertikal, mengevaluasi kinerja Kesbangpol, serta memastikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat. Massa juga meminta BNN Kota Cimahi menjalankan kewenangannya secara profesional dan menghindari tindakan yang dinilai sewenang-wenang.(Susi)