CIMAHI –Aspirasi jurnalis news.com Pemerintah Kota Cimahi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kemacetan parah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kepadatan lalu lintas meningkat setelah adanya rekayasa jalan terkait pembangunan Underpass Gatot Subroto dan perbaikan Jembatan Raden Demang Harjakusumah.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengakui bahwa pembangunan sejumlah infrastruktur tersebut berdampak langsung terhadap mobilitas warga. Menurutnya, kondisi di lapangan menjadi perhatian pemerintah dan terus dievaluasi agar gangguan perjalanan masyarakat dapat ditekan.
“Pemerintah memahami ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan yang melintasi Kota Cimahi,” ujar Ngatiyana.
Selain pembangunan Underpass Gatot Subroto yang merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, perbaikan Jembatan Raden Demang Harjakusumah juga dilakukan karena kondisi jembatan yang mengalami penurunan dan dinilai perlu segera ditangani demi keselamatan pengguna jalan.
Untuk mengurangi kepadatan, Pemkot Cimahi bersama Satlantas Polres Cimahi dan Dinas Perhubungan melakukan evaluasi rekayasa lalu lintas. Salah satu langkah yang diterapkan adalah contraflow di kawasan Underpass Sriwijaya, sehingga arus kendaraan dapat bergerak lebih lancar pada jam sibuk.
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira mengatakan pemerintah terus mencari solusi agar kemacetan tidak kembali terjadi dengan tingkat kepadatan seperti sebelumnya. Penambahan personel dari Dishub, TNI, dan Polri juga dilakukan di sejumlah titik rawan kemacetan.
Pemkot Cimahi juga mendorong agar ruas Jalan Gatot Subroto yang masih memungkinkan tetap dibuka untuk kendaraan sebelum memasuki tahap pembangunan yang membutuhkan penutupan penuh. Percepatan perbaikan Jembatan Raden Demang Harjakusumah turut menjadi perhatian agar akses kendaraan dapat segera kembali normal.
“Kalau secara teknis dan keselamatan memungkinkan, kami akan berupaya agar jembatan bisa kembali dilalui lebih cepat,” kata Adhitia.
Pemkot Cimahi menilai posisi Cimahi sebagai kota perlintasan membuat gangguan pada satu ruas jalan dapat berdampak luas terhadap arus kendaraan. Karena itu, koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah pusat, TNI-Polri, serta pelaksana proyek terus diperkuat
Pemerintah berharap berbagai pembangunan infrastruktur tersebut nantinya mampu meningkatkan keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat. Sementara selama proses pengerjaan berlangsung, evaluasi rekayasa lalu lintas dan pengaturan di lapangan akan terus dilakukan untuk meminimalkan dampak kemacetan.(Susilawati)






