Notification

×

Iklan

Iklan

 


Indeks Berita

Merdeka dari Penyakit, Cimahi Genjot Imunisasi Anak Lewat Program PENARI

Wednesday, August 12, 2026 | August 12, 2026 WIB Last Updated 2026-08-13T15:28:42Z

 


CIMAHI –Aspirasi jurnalis news.com,–Makna kemerdekaan tidak hanya sebatas terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan hak dasar untuk hidup sehat, tumbuh kuat, dan terlindungi dari berbagai penyakit. Semangat itulah yang terus didorong Pemerintah Kota Cimahi melalui penguatan program imunisasi bagi anak.


Dalam momentum memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan menggelar Program Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) pada 10–16 Agustus 2026.


Program tersebut menjadi langkah percepatan untuk meningkatkan cakupan imunisasi bagi bayi dan balita yang belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Melalui PENARI, pemerintah ingin memastikan tidak ada anak di Kota Cimahi yang terlewat dari perlindungan terhadap penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi.


Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa kesehatan anak merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan seluruh anak di Kota Cimahi memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, termasuk imunisasi.



“Imunisasi bukan hanya melindungi satu anak, tetapi juga membentuk kekebalan masyarakat. Semakin tinggi cakupan imunisasi, semakin kecil risiko penyebaran penyakit menular. Ini menjadi investasi penting bagi masa depan Kota Cimahi,” ujar Ngatiyana saat menghadiri Gebyar PENARI tingkat Kota Cimahi di Kecamatan Cimahi Utara, Rabu (12/8/2026).


Menurut Ngatiyana, peringatan Hari Kemerdekaan menjadi momentum yang tepat untuk kembali membangun kepedulian masyarakat terhadap kesehatan anak. Semangat gotong royong yang menjadi karakter bangsa, katanya, juga harus diwujudkan melalui keterlibatan bersama dalam menyukseskan program imunisasi.


“Menjaga kesehatan anak adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak para orang tua untuk memastikan putra-putrinya memperoleh imunisasi sesuai jadwal agar tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus yang mampu membawa Indonesia semakin maju,” katanya.


Program Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) Periode Hari Kemerdekaan RI menyasar seluruh balita usia 0–59 bulan serta anak usia sekolah yang status imunisasinya belum lengkap di seluruh wilayah Kota Cimahi.


Program ini tidak hanya diarahkan untuk memastikan setiap anak memperoleh imunisasi sesuai jadwal, tetapi juga untuk meningkatkan cakupan imunisasi rutin hingga mencapai kekebalan kelompok. Pemerintah menargetkan cakupan di tingkat kelurahan mencapai 93 persen, dengan sasaran sedikitnya 14 dari 15 kelurahan di Kota Cimahi mampu mencapai angka tersebut.


Pelaksanaan imunisasi dilakukan secara serentak di seluruh puskesmas se-Kota Cimahi, posyandu, rumah sakit, klinik, praktik dokter mandiri, praktik bidan, serta berbagai jejaring fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.



Untuk memastikan sasaran benar-benar terjangkau, tenaga kesehatan bersama kader Posyandu dan pemerintah kewilayahan juga melakukan penelusuran secara aktif. Mereka mendatangi lingkungan permukiman untuk menemukan anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap sekaligus mendorong orang tua agar segera melengkapi status imunisasi anaknya.


Upaya perlindungan kesehatan anak juga diperkuat melalui Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahap I yang dilaksanakan selama Agustus 2026 di seluruh SD, SMP, dan sekolah sederajat di Kota Cimahi.


Dalam pelaksanaan BIAS, siswa kelas 1 SD mendapatkan imunisasi Campak-Rubela (MR). Sementara itu, siswi kelas 5 SD mendapatkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) sebagai salah satu langkah pencegahan kanker serviks.


Adapun siswi kelas 6 SD dan kelas 9 SMP menjadi sasaran imunisasi kejar HPV bagi mereka yang belum memperoleh vaksin saat duduk di kelas 5 SD.


Pemerintah Kota Cimahi berharap rangkaian program tersebut mampu meningkatkan cakupan imunisasi rutin lengkap sekaligus memperkuat kekebalan kelompok (herd immunity) di tengah masyarakat.


Dengan semakin tingginya cakupan imunisasi, risiko terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi diharapkan semakin kecil. Pada akhirnya, upaya tersebut menjadi bagian dari investasi kesehatan jangka panjang agar anak-anak Kota Cimahi dapat tumbuh sehat, aktif, produktif, dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitad (Susi).